Sabtu, 18 Mei 2013

KONSEP DASAR KESEHATAN REPRODUKSI



KONSEP DASAR KESEHATAN REPRODUKSI
1.             Pengertian Kesehatan Reproduksi
                    Kesehatan Reproduksi adalah kesehatan secara Fisik, Mental, dan kesejahteraan social secara utuh pada semua hal yang berhubungan dengan sestem dan fungsi, serta proses reproduksidan bukan hanya kondisi yang bebas dari penyait dan kecacatan (ICPD, 1994).
                   Implikasi definisi kesehatan reproduksi berarti bahwa setiap orang mampu memiliki kehidupan seksual yang memuaskan dan aman bagi dirinya, juga mampu menurunkan seerta memenuhi keinginannya tanpa ada hambatan apa pun, kapan, dan berapa nseing untuk memiliki keturunan.

           2.        Sejarah Kesehatan Reproduksi
a.    Sedaw, 1979 untuk menghapuskan diskriminasi terhadap perempuan
b.    Konferensi di Wida, 1993
Mendiskusikan HAM dalam perspektif gender dan isu kontroversial mengenai hak reproduksi mendeklarasikan “HAP dan anak perempuan adalah mutlak terpadu dan merupakan bagian dari HAM
c.    ICPD (International On Population Development)
Disponsori oleh PBB yang dihadiri oleh 180 Negara dan bertempat di Cairo Mesir, yang menghasilkan kebijakan program kependudukan (Program Aksi 20 Tahun)yang menyerukan agar setiap Negara meningkatkan status kesehatan, Pendidikan, dan hak individu khususnya perempuan dan anak/ mengintegrasikan program KB dalam agenda, kesehatan perempuan yang lebih luas.
d         d.   Konverensi perempuan sedunia, ke-4 di Beijing, Cina
    Fourth world Conference On Women)1995
   Menghasilkan platform 12 hun critical Area Of Concern yang dianggap sebagai penghambat utama kemajuan kaum perempuan
e        e.   Konferensi International Kairo +5

3.             Hak-hak reproduksi
          Hak-hak reproduksi merupakan hak pria dan wanita untuk memperoleh informasi dan mempunyai akses terhadap berbagai metode keluarga berencana yang mereka pilih, aman, efektif, terjangkau, serta metode-metode pengendalian kelahiran lainnya yang mereka pilihdan tidak bertentangan dengan hokum serta perundang-undangan yang berlaku.
Hak-hak reproduksi meliputi hal-hal berikut ini.
1.             Hak mendapat informasi dan pendidikankesehatan reproduksi
2.             Hak mendapat pelayanan dan perlindungan kesehatan reproduksi
3.             Hak kebebasan berfikir tentang pelayanan kesehatan reproduksi
4.             Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan
5.             Hak untuk menentukan jumlah dan jarak kelahiran anak
6.             Hak atas kebebasan dan keamanan yang berkaitan dengan
          keamanan reproduksinya
7.             Hak untuk bebaas dari penganiayaan dan perilaku buruk termasuk
          perlindungan dari perkosaan,kekerasan, penyiksaan, dan pelecehan
          seksual
8.             Hak mendapatkan manfaat kemajuan ilmu pengetahuan yang
          berkaitan dengan kesehatan reproduksi
9.             Hak untuk membangun dan merencanakan keluarga
10.         Hak untuk bebas dari segala bentuk diskriminasi dalam kehidupan
          berkeluarga dan kehidupan reproduksi
11.         Hak atas kebebasan berkumpul dan berpartisipasi dalam politik
          yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi.

4.             Ruang Lingkup
          Paket pelayanan kesehatan reproduksi meliputi hal-hal berikut ini:
1.    Paket pelayanan kesehatan reproduksi komprehensif (PKRK) adalah pelayanan kesehatan reproduksi yang mencakup semua pelayanan tentang masalah kesehatan reproduksi dan seksual yang terjadi pada semua siklus kehidupan.
          Komponen PKRK meliputi :
a.         Kesehatan Bayi dan anak
b.         Remaja
c.         Infertilitas
d.        Kekerasan terhadap perempuan
e.         Kesehatan dan kesejahteraan maternal (Safe-motherhood)
f.          Penyakit menular seksual (PMS) dan HIV/AIDS
g.         Penyakit kanker alat reproduksi
h.         Masalah usia lanjut seperti osteoporosis
2.     Paket Pelayanan Kesehatan Esensial (PKRE) ditunjukan untuk masalah
               masalah kesehatan reproduksi yang menjadi prioritas.
Prioritas dari PKRE adalah :
a.         Keluarga berencana
b.         Kesehatan dan kesejahteraan maternal (Safe-motherhood)
c.         Pencegahan dan manajemen komplikasi aborsi
d.        PMS dan HIV/AIDS
e.         Pencegahan dan manajemen Infertilitas
f.          Kesehatan reproduksi remaja

DAFTAR PUSTAKA
1.             Rafless Bencoolen. (20-06-2012). Konsep Kesehatan Reproduksi. Bahan kuliah kesehatan.blogspot.com/2011/03/definisi-sejarah-ruang-lingkup-dan-hak.html. Dikutip pada tanggal 19 Maret 2013
2.             Kusmiran, Eny. 2011. Kesehatan Reproduksi Remaja dan Wanita. Jakarta : Salemba Medika.
3.             dr. Awi Muliadi. (2011). Beberapa Data (proxy) Kesehatan Indonesia Tahun 2010/2011.http://www.infodokterku.com/index.php?option=com_content&view=article&id=172:beberapa-data-proxy-kesehatan-indonesia-tahun-20102011&catid=40:data&itemid=54. Dikutip pada tanggal 20 Maret 2013

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar